Quranic Healing

QURANIC HEALING INDONESIA

Penyembuhan dengan Al Qur`an - Metode Penyembuhan Islami Sesuai Tuntunan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam

Quranic Healing Technology

Quranic Healing Technology (Teknologi Pengobatan Qur’ani / Terapi Ruqyah) adalah pengembangan Ilmu dan seni penyembuhan dari segala macam penyakit baik fisik, psikis, gangguan makhluk halus maupun serangan sihir yang telah diajarkan oleh Rasulullah ﷺ. Selain itu Quranic Healing Technology juga merupakan tehnik perlawanan, perlindungan dan pembentengan diri dari segala macam mara bahaya yang bersifat fisik, maupun psikis.

Minimnya pengetahuan ummat Islam tentang Al-Quran menjadikan mereka memposisikan pengobatan ini sebagai pilihan terakhir setelah tidak ada lagi pilihan. Padahal kekayaan khasiat Al-Quran ini mampu menembus batas-batas logika dan ketidak mungkinan. Namun manusia cendrung tidak yakin dengan sebuah metode sebelum adanya fakta ilmiah yang melandasinya, dalam hal ini adalah fakta ilmiah tentang ilmu atau teknologi pengobatan mutakhir dengan Al-Qur’an .

Baik, “Quranic Healing Technology” atau Teknologi Penyembuhan Qur’ani ini adalah Ilmu dan Seni Penyembuhan, Pembentengan dan Perlawanan dari Penyakit Fisik, Psikis, Gangguan Jin dan sihir serta segala mara bahaya.
Bentuk pengobatan atau terapi Al-Qur’an (Quranic Healing Technology) adalah Terapi menggunakan bacaan Ruqyah dari ayat-ayat Al-Qur’an dan doa-doa yang ma’tsur (diajarkan oleh Rasulullah ﷺ) kepada diri sendiri atau orang lain. Hal itu diulangi beberapa kali sampai terjadi proses penyembuhan (Insya Allah).
 
Jadi, hal yang mempengaruhi diri sendiri maupun orang lain yang sakit (apapun bentuk penyakitnya baik sakit fisik, psikis, ganggun jin dan serangan sihir) disembuhkan dengan ikhtiar melalui pembacaan ayat Al-Qur’an dan doa-doa yang disyari’ahkan (ada tuntunan dari Rasulullah ﷺ).
 
Pembacaan Al-Qur’an terdiri dari tiga hal, pertama melalui gelombang suara bacaan Al-Qur’an yang keluar melalui terapist (healer) yang membacakannya atau dibacakan langsung oleh pasien, ataupun secara tidak langsung yaitu menggunakan rekaman suara yang didengarkan melalui peralatan modern (audio digital).
 
Selain menggunakan bacaan yang bersumberkan dari Al-Qur’an dan doa-doa yang disyari’ahkan, Quranic Healing Theraphy (Terapi Pengobatan Qur’ani) juga menggunakan metode sentuhan (Healing Touch), metode usapan / sapuan, metode tepukan/ketukan (Tapping), metode pijatan, cengkraman, tusukan, tarikan. Metode hembusan nafas / tiupan yang sinergis dengan lantunan bacaan dari Al-Qur’an dan doa-doa pada saat terapi penyembuhan sedang dilakukan.

Konsep-konsep keagamaan & filsafat hanyalah barometer yang membimbing kita, tidak peduli dimanapun kita dilahirkan, Allah telah menyediakan kita dengan barometer-barometer tersebut. Semua agama mengatakan hal yang sama bahwa TERDAPAT SESUATU “DILUAR ” PENGETAHUAN MANUSIA.
 
Sains telah membuktikan bahwa ketakutan, kecemasan, kekhawatiran dan depresi adalah penyebab munculnya penyakit. Kesalahan serius dalam pikiran bisa menyeret kepada penyakit.
“Ayat-ayat Al-Qur`an dan doa-doa yang digunakan dalam pengobatan adalah unsur-unsur metafisika yang akan secara langsung terhubung dengan pusat otak, karena yang memproses fungsi-fungsi non verbal dan emosional adalah bagian otak. Ayat-ayat itu dapat melakukan penyembuhan emosional dan entah bagaimana bahkan meningkatkan kesadaran spiritual. Ayat-ayat penyembuh Al-Qur’an memiliki suatu keistimewaan yang tidak ditemukan dalam obat-obat kimia, yang hanya diciptakan oleh Allah Subhannahu wata’ala, bukan dibuat di laboratorium. Dalam proses penyembuhan Ayat-ayat tersebut akan membangkitkan energi spiritual yang mampu menyembuhkan rasa sakit, kesedihan dan kegagalan”.
 
Sayangnya ketika kita membicarakan Pengobatan Qur’ani (Quranic Healing) maka masih banyak orang yang membayangkan pengobatan secara supranatural dengan kekuatan hipnotis dengan efek placebo yang tidak ilmiah. Kesembuhan dapat terjadi melalui banyak cara- Sebagiannya telah kita pahami (sudah teruji dan diteliti secara ilmiah) – lainnya baru akan kita pahami dan sisanya tetap belum terungkap.
 
Sebagai muslim, kesembuhan yang belum terungkap adalah rahmat Allah Subhannahu wata’ala. Sedangkan kesembuhan yang misterius dan tidak bisa dipecahkan dengan “bagaimana” atau “mengapa”,bisa kita rengkuh dan syukuri kewujudannya.

Selain visi besar yang penulis harapkan, setidaknya ada tiga hal yang menjadi tujuan sosialisasi Terapi Qurani ini.
 
Pertama, membantu memberikan jalan keluar yang Islami kepada orang-orang yang sedang mengalami permasalahan hidup, baik berupa penyakit alamiah maupun penyakit akibat sihir agar terhindar dan terlepas dari tipu daya syaitan (Talbis syaiton) berupa khurafat dan bid`ah dhalalah.
 
Kedua, mengajak orang-orang yang belum mengetahui jalan syariat diantara saudara-saudara kita agar menyelesaikan masalahnya secara cerdas dengan kembali kepada Al-Qur`an yang dapat melindungi seseorang dari hal-hal negatif yang mengancam.
 
Ketiga, menyelesaikan masalah dengan tidak menimbulkan masalah baru berupa Fitnah yang menimpa hati berupa Fitnah syahwat dan syubhat, Fitnah kesalahan dan kesesatan, Fitnah maksiat dan bid`ah, Fitnah kezoliman dan kebodohan yang mengakibatkan rusaknya Ilmu, pandangan, pengetahuan dan Keyakinan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

 

Imam Ibnul Qayyim al Jauzi, semoga Allah merahmatinya mengatakan,”Al-Qur`an adalah obat penyembuh yang paling sempurna bagi semua penyakit jiwa dan raga, serta penyakit dunia dan akhirat. Tapi tidak setiap orang layak mendapat taufik dari Allah Subhannahu wa Ta’ala untuk melakukan pengobatan dengan Al-Qur`an! Namun jika orang yang sakit mengobati penyakitnya dengan Al-Qur`an dengan penuh keimanan dan kesungguhan hati, penyerahan total kepada Allah Subhannahu wa Ta’ala , keyakinan yang penuh menyeluruh,serta memenuhi semua persyaratan yang lainnya, niscaya tidak pernah ada penyakit yang mampu mengalahkannya…” demikian pendapat Ulama besar tersebut tentang manfaat ayat-ayat Al-Qur`an.
 
Sungguh! kita telah membuang begitu banyak hal berharga dalam hidup kita,harta, fikiran, dan energi kita untuk menyembuhkan berbagai penyakit fisik dan jiwa melalui berbagai macam rumah sakit dan klinik dari dalam negeri hingga ke luar negeri. Tapi sedikit diantara kita yang berpikir untuk melakukan usahaselain usaha medis, yang justru, boleh jadi merupakan sarana penyembuh yang paling hakiki yang hanya membutuhkan sedikit waktu dan tenaga.

Partner